Untukprogram bantuan tunai Tangan Kasih Pemprov Papua Barat 2021 total ada 53.066 penerima se Papua Barat, termasuk 5000 penerima di Kota Sorong dan 3000 penerima di Kabupaten Sorong.
TRIBUNPAPUABARATCOM, SORONG - Sejumlah warga yang kecewa lantaran namanya tak terakomodir dalam daftar penerima bantuan tangan kasih, kembali geruduk Kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat. Salah
TRIBUNKALTIMCO - Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pelaku UMKM. Program yang juga diberi nama Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro (BPUM) ini diberikan kepada pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Pelaku UMKM yang telah mendaftar bisa melihat secara langsung daftar nama penerima.
MANOKWARI Sebanyak 32.317 ribu pekerja di sektor formal dan informal di 13 kabupaten/kota menerima bantuan tunai dari pemerintah Provinsi Papua Barat sebesar Rp600 ribu/bulan yang dibayarkan tiga bulan sekaligus terhitung sejak April - Juni 2020 dengan total Rp1.800 ribu/orang. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Papua Barat, Frederik Saidui megatakan
LaporanWartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun. TRIBUN-VIDEO.COM - Masyarakat yang ramai-ramai mendatangai kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, akhirnya bisa bertemu dengan Wali Kota Lambert Jitmau, Kamis (23/9/2021).. Diketahui, warga menggeruduk kantor Wali Kota Sorong lantaran nama mereka tak terakomodir dalam daftar penerima bantuan tangan kasih dari Provinsi Papua Barat.
Kemudianuntuk program bantuan penerima tangan kasih bagi pekerja sektor formal, informal, disabilitas dan para pekerja lintas agama se Provinsi Papua Barat pada tahun 2021 sebanyak 53.066 untuk Kota Sorong sebanyak 5.000 penerima dan Kabupaten Sorong sebanyak 3.000 penerima.
Dz6u. Asisten Manager Pemasaran Dana BRI Cabang Sorong Ira Sri K. Puarada, Kamis 10/2/2022 di Sorong mengatakan, dana Bantuan Tangan Kasih sebesar berasal dari Provinsi Papua Barat tahun 2021. Yang ditujukan kepada 6 ribu orang penerimanya di kota Sorong telah selesai didistribusikan tanpa masalah. Menurut Ira Puarada, dana senilai Rp20 miliar lebih itu berasal dari Dinas Tenaga Kerja Papua Barat. Kronologisnya, BRI Sorong dipercayakan untuk mendistribusikan dana itu kepada 6 ribu warga di kota Sorong. Terkait warga yang diakomodir sebagai penerima bantuan tangan kasih tersebut sudah ada kriterianya. Baca Juga Kanwil Jayapura Akan Sebarkan Agen BRIlink Dari Perkotaan Hingga Pelosok Papua Dan Papua Barat “Maka yang berhak menerimanya, itu berdasarkan Nomor Induk Kependudukan NIK dari Kemendagri. Jadi tak boleh nama yang muncul double atau dua orang memiliki nama yang sama sebagai penerima bantuan sosial tangan kasih ini,”katanya. Jadi, lanjut Ira, pihaknya sudah secara detail menjelaskan kepada calon penerima bantuan bahwa BRI tak mempersulit warga. Namun para calon penerima itu ternyata banyak yang memiliki double nama. Baca Juga PWI Sorong Raya Rayakan HPN Sederhana “Misalnya Yacob Wanane ini ada lebih dari satu orang. Ini menjadi masalah karena ketika nama bersangkutan dicari pada data terintegrasi BRI-Kemendagri tak muncul NIK-nya,”katanya. Nah kemungkinan dari dinas terkait tidak memverifikasi dari awal data kependudukan yang terintegrasi antara BRI dan Kementerian Dalam Negeri Kemendagri tersebut. “Jadi pada saat membuka rekening baru itu kita hanya input NIK saja. Nah nanti data personel orang itu muncul berdasarkan dokumen Kemendagri. Kalau tidak cocok, maka BRI tidak akan membuka rekening untuk memasukan dana si calon penerima itu,”katanya. Baca Juga Peduli Kesehatan Balita, Ketua Korcab XIV DJA III Berikan Vitamin A Karena nama warga yang merasa diri penerima tapi tak ada NIK dari Kemendagri itu. Lalu mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Yang membuat masyarakat kecewa mungkin karena petugas Dinas Tenaga Kerja tak berada di tempat untuk melayani warga dengan keluhan tersebut.
Laporan Wartawan Safwan Ashari Raharusun - Ratusan warga menggeruduk Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong, Papua Barat, Rabu 22/9/2021. Warga mengaku kecewa lantaran nama-nama yang dimasukkan untuk mendapatkan dana bantuan tangan kasih dari Provinsi Papua Barat, tak terakomodir. Adriana Sawerdani 54, seorang warga Kota Sorong mengaku, semua daftar nama yang menerima bantuan sudah masuk di Dinas. "Yang sudah mendaftarkan nama, untuk mendapatkan bantuan tangan kasih tahap 3, sekitar 6 ribu orang," ujar Sawerdani, kepada Rabu 22/9/2021. Namun, setelah dilakukan pengecekan di Bank BRI, sekitar 800an orang namanya tidak muncul. Sementara, sebagiannya malah namanya ada dalam daftar yang ada di bank. "Padahal, nama 6 ribu orang itu sudah keluar sama-sama. Sehingga kami yang lain merasa dikecewakan," ucapnya. "Sudah daftar pertama-pertama, namun ketika pengumuman malah nama kami tidak ada," Baca Kantor Ray White Ditutup Sementara setelah Sidak Anies Baswedan, Disnakertrans Bisa Permanen Sebagai masyarakat Papua, pihaknya mengaku kecewa diperlakukan seperti ini. "Untuk itu kami datang untuk meminta kebijakan dan keadilannya, kenapa kami yang tinggal lama di Papua tidak ada nama?" tutur Sawerdani. Selain itu, ia menyebut sekitar 6 ribu orang namanya sudah keluar di link online. "Kalau sampai tidak ada kebijakan dari pemerintah, maka kami akan datang terus di Kantor ini," tegasnya. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong, Izak Djitmau saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah menemukan tiga penyebabnya. "Setelah dicek kebenarannya, sekitar nama yang valid dan siap untuk dibayarkan," ungkap Djitmau. Sedangkan, kata dia, sekitar 800an nama lainnya, hingga saat ini belum valid. "Karena ada nama namun NIK beda dan masyarakat tinggal di Kota Sorong malah daftar di Kabupaten sehingga dobel. Itu yang tidak bisa dibayar," tuturnya. Baca Disnakertrans NTB Hentikan Rekrutmen Pekerja Migran Ilegal ke Kanada oleh PT Yanbu Al Bahar Tak hanya itu, sekitar 76 usaha mikro kecil dan menengah UMKM di Kota Sorong, telah mendapat bantuan dari pusat. "Mereka itu namanya masuk dalam daftar bantuan tangan kasih, namun tidak bisah dibayar karena jatahnya sudah diberikan oleh negara melalui pemerintah provinsi," tegas Djitmau. "Yang bermasalah tadi mulai dari dobel bantuan dan lainnya kita harus ganti orang. Sedangkan sekitar 618 nama itu kita dan Dinas Catatan Sipil akan verifikasi NIK," ucapnya. Sehingga, pihaknya bisa menyiapkan sekitar 6 ribu nama untuk mencairkan dana yang ada di bank. "Dana itu sudah masuk di bank, tinggal disalurkan ke masyarakat yang berhak menerima," tuturnya. Selain itu, Djitmau menambahkan, dalam penerimaan bantuan tahap 3 ini setiap orang akan diberikan bantuan upah sebesar Rp per bulan. "Mereka akan terima bantuan Rp sampai 3 bulan," imbuhnya. * Artikel ini telah tayang di dengan judul Kecewa Namanya Tak Terakomodir dalam Daftar Penerima Bantuan, Ratusan Warga Geruduk Disnaker Sorong Penerima Bantuan Disnaker Sorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah
Laporan Wartawan Safwan Ashari Raharusun SORONG - Masyarakat yang ramai-ramai mendatangai kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, akhirnya bisa bertemu dengan Wali Kota Lambert Jitmau, Kamis 23/9/2021. Diketahui, warga menggeruduk kantor Wali Kota Sorong lantaran nama mereka tak terakomodir dalam daftar penerima bantuan tangan kasih dari Provinsi Papua Barat. Lambert menjelaskan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan petunjuk mengenai bantuan tangan kasih. Masyarakat yang ramai-ramai mendatangai kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, akhirnya bisa bertemu dengan Wali Kota Lambert Jitmau, Kamis 23/9/2021 Ashari Raharusun Baca juga Setelah Datangi Kantor Disnaker, Warga yang Kecewa Tak Dapat Bantuan Geruduk Kantor Wali Kota Sorong "Bantuan ini bukan dari Gubernur, namun ini merupakan program nasional pusat," kata Lambert. "Kalau dari Presiden, jangan pakai atas nama siapa-siapa. Itu tidak boleh." "Gubernur bisa kasih bantuan kepada masyarakat, berarti saya bisa minta dari beliau. Tapi setahu saya bantuan tangan kasih dari Presiden," imbuhnya. Lambert juga menambahakan, pihaknya telah menandatangani undangan untuk disebarkan ke penerima bantuan. "Besok pagi semuanya sudah ke bank untuk mencairkan uang di sana," ucap Lambert. Kendati demikian, ia mengingatkan warga yang sudah terdaftar sebagai penerima bantuan lain tak bisa mendapat bantuan tangan kasih. Baca juga Kecewa Namanya Tak Terakomodir dalam Daftar Penerima Bantuan, Ratusan Warga Geruduk Disnaker Sorong Sementara itu, seorang warga yang ikut mendatangi kantor Wali Kota Sorong, Iriyanti Patiran 33 mengatakan, dirinya hanya ingin mengetahui kejelasan data penerima bantuan. "Padahal, kita semua sudah lengkapi berkas mulai dari kartu tanda penduduk KTP, kartu keluarga KK dan lainnya," ujar Iriyanti. Sebelumnya ia sudah datang ke bank namun justru diarahkan ke Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong. "Akhirnya kita semua datang ke Kantor Wali Kota, karena di Dinas dari kemarin tidak ada kejelasan," tutur Iriyanti. "Kita di sini tidak pernah mendapatkan bantuan, baik dari kota, provinsi dan pusat," imbuhnya. Ia berharap pemerintah bisa memberikan perhatian dan kepastian mengenai bantuan bagi warga Kota Sorong. * Berita lainnya
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyalurkan simbolis bantuan bahan pokok dan Tangan Kasih tahap pertama dari tiga tahap tahun 2021 untuk Kota Sorong dan Kabupaten Sorong Kabsor di Kota Sorong, Jumat 21/05/2021. Pembagian bapok melalui lembaga keagamaan ini nilainya untuk Kota Sorong, dan untuk Kabupaten Sorong. Umat Kristen Protestan di Kota Sorong dapat bantuan bapok paket, Islam paket, Katolik paket, Hindu 239 paket, dan Budha 224 paket. Di Kabupaten Sorong umat Kristen Protestan dapat paket, Islam paket, Katolik paket, Hindu 224 paket, dan Budha 50 paket. Untuk program bantuan tunai Tangan Kasih Pemprov Papua Barat 2021 total ada penerima se Papua Barat, termasuk 5000 penerima di Kota Sorong dan 3000 penerima di Kabupaten Sorong. Masing-masing mendapatkan Rp300 ribu setiap bulan untuk tiga bulan dengan total Rp900 ribu. Bantuan ini diperuntukkan bagi pekerja formal, informal, penyandang disabilitas, dan para pekerja lintas agama. Penyaluran bantuan ini turut dilakukan Ketua PKK Papua Barat, Ny Juliana A Mandacan Kiriweno, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat, Frederik DJ Saidui, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua Barat, George Yarangga. Kegiatan diwarnai penyerahan santunan pada para ahli waris penerima bantuan Tangan Kasih yang tercover asuransi kematian BPJS Ketenagakerjaan.dixie Post navigation
– BPJS Ketenagakerjaan, Papua Barat, kembali menyalurkan bantuan tangan kasih bagi eks karyawan di Kabupaten Sorong, Jumat, 17 September 2021. Bantuan kedua kalinya ini diberikan kepada 8000 penerima yang disalurkan lewat rekening. Masing-masing penerima mendapat bantuan tangan kasih sebesar 42 Juta Rupiah. Diharapkan bantuan tersebut bisa memberikan meringankan ekonomi keluarga ditengah pandemi Covid-19. Bantuan tangan kasih ini juga dapat dimanfaatkan untuk biaya pendidikan anak-anak dan menunjang keberlangsungan hidup rumah tangga. Bantuan diberikan secara simbolis dan di saksikan oleh Bupati Johny Kamuru dan Sekda serta Kepala OPD di Lingkup Pemkab Sorong. – Tim Liputan Papua Channel –
daftar nama penerima bantuan tangan kasih kota sorong