Contoh teks eksplanasi tsunami, tanah longsor, angin puting beliung tidak memuat ajakan yang mempengaruhi atau membujuk pembaca. Tidak pula menyajikan karangan fiktif seperti naskah narasi, karena teks eksplanasi termasuk jenis karangan non fiksi. Proses terjadinya angin puting beliung, biasanya terjadi pada musim pancaroba pada siang hari suhu udara panas, pengap, dan awan hitam mengumpul, akibat radiasi matahari disiang hari tumbuh awan secara vertical, selanjutnya didalam awan tersebut terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan udara yang tinggi. Informasi Awal Pusat Krisis Kesehatan terhadap bencana Angin-Puting-Beliung yang terjadi di 1 kecamatan, yaitu Patimpeng, BONE, SULAWESI-SELATAN pada tanggal 10-12-2023. Telah terjadi hujan lebat disertai angin kencang di Dusun Pelleng-pellengnge, Desa Pancing, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan pada Minggu tanggal 11 Angin puting beliung merupakan angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara cepat serta dengan durasi maksimum 5 menit. Orang biasa menyebut angin puting beliung adalah Angin Leysus , di daerah Sumatera disebut Angin Bohorok dan masih banyak sebutan lainnya. Arus udara yang berputar semakin lama semakin cepat akan membentuk sebuah siklon yang "menjillat" di bumi atau yang disebut pula dengan angin puting beliung. Angin puting beliung, dapat disertai dengan hujan yang deras dan membentuk pancaran air. Angin puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit. Orang awam menyebut angin puting beliung adalah angin leysus, di daerah Sumatra disebut Angin Bahorok dan masih ada sebutan lainnnya. s6EaR.

struktur teks eksplanasi angin puting beliung